Senin, 24 Agustus 2015

 MALWARE DAN CYBERCRIME ECOSYSTEM

Malicious software atau biasanya di sebut dengan “Mallware” merupakan sauatu jenis software yang di ciptakan untuk menyusup, merusak dan melakukan hal-hal lain yang bersifat spy atau memeata-matai  untuk melakukan tujuan tertentu tampa izin dari pemilik, dan biasanya di gunakan sbagai catch phrase.
Malware di kategorikan berdasarkan maksud dari pencipta software, Mallware mencakup virus komputer, worm komputer, Trojan horse,rootkits, pyware), perangkat iklan (adware), perangkat jahat (crimeware) dan perangkat lunak lainnya yang berniat jahat dan tidak diinginkan. Menurut undang-undang, mallware kadang-kadang dikenali sebagai ‘pencemar komputer’ hal ini tertera dalam kode undang-undang di beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk California dan West Virginia.
Berikut bebrapa jenis malware dan penjelasanya tentang fungsi dan kinerja malware :
1.      Trojan / Backdoor adalah program jahat yang menginstall dirinya sendiri ke dalam komputer korban untuk membuka jalan masuk bagi hacker. Backdoor biasanya membuat hacker dapat terhubung ke dalam komputer korban dengan sedikit atau tanpa ijin dan mampu menjalankan perintah pada komputer korban.
2.      Botnet adalah malware yang memiliki kemampuan mirip seperti backdoor. Namun pada botnet, semua komputer yang terinfeksi oleh botnet tersebut akan menjalankan proses yang sama seperti yang diperintahkan oleh pusat pengendali malware (control server).
3.      Downloader adalah sebuah program yang biasanya diinstall oleh hacker saat mereka sudah mendapatkan akses ke dalam sistem komputer korban. Malware yang termasuk dalam kategori downloader akan mendownload dan menginstall malware lainnya ke dalam sistem korban.
4.      Information-stealing malware adalah malware yang mengumpulkan informasi dari komputer korban dan mengirim data tersebut pada hacker. Contoh dari malware jenis ini adalah sniffers, password hash grabbers dan
5.      Rootkit adalah program yang dibuat untuk menyembunyikan malware lain sehingga tidak dapat terdeteki oleh antivirus.
6.      Scareware adalah malware yang bertujuan untuk menakuti korban dengan pesan – pesan tertentu yang mengharuskan korban membeli sebuah program tertentu untuk menghilangkan malware tersebut
7.      Virus adalah sebuah program jahat yang bertujuan untuk merusak sistem komputer seperti menyebabkan gagalnya sistem operasi, menggunakan memory komputer secara berlebihan, atau melakukan perusakan data.
Ciri-Ciri Malware
·         Tidak meninggalkan jejak apa pun
1.      Perangkat perusak seperti ini biasanya disimpan di tembolok (cache) yang dibersihkan secara berkala.
2.      Dapat dipasang melalui ‘pengunduhan tanpa pengetahuan pengguna’ (drive-by download).
3.      Perangkat perusak seperti ini dan situs web yang menginduk (host) perangkat perusak tersebut biasanya hidup sementara atau berupa tipuan.
·         Seringkali berubah dan bertambah fungsinya
1.      Hal ini mempersulit perangkat lunak pencegah virus untuk melacak sifat muatan (payload) terakhir karena rangkaian unsur-unsur perangkat perusak berubah terus menerus.
2.      Perangkat perusak seperti ini menggunakan aras penyandian aman berkas ganda (multiple file encryption levels).
·         Menghalangi Sistem Pelacak Penerobosan (Intrusion Detection Systems [IDS]) sesudah pemasangan yang berhasil
1.      Tidak ada keanehan dengan jaringan yang dapat dilihat.
2.      Perangkat perusak seperti ini bersembunyi di dalam lalu lintas web.
3.      Lebih siluman dalam pemakaian lalu lintas dan sumber daya.
·         Menghalangi penyandian aman cakram (disk encryption)
1.      Data dicuri sewaktu pengawasandian aman (decryption) dan penayangan.
2.      Perangkat perusak seperti ini dapat merekam ketikan, kata sandi dan cuplikan layar (screenshot).
·         Menghalangi Pencegahan Hilangnya Data (Data Loss Prevention [DLP])
1.      Hal ini menyebabkan pelindung data untuk tidak berjalan dengan lancar dan mengakibatkan ketidaksempurnaan dalam pengaitkataan (tagging) metadata, tidak semuanya dikaitkatakan.
2.      Pengacau dapat menggunakan penyandian aman untuk memangkal (port) data.
contoh kasus yang sedang marak terjadi, salah satunya banyak penyerangan virus mlalui media social, melalui beberpa cara yang yang di lakukan s

CYBERCRIME ECOSYSTEM

Seperti yang dituliskan oleh Etay Maor, Senior Fraud Prevention Strategist IBM Security, dalam artikelnya yang berjudul “Cybercrime Ecosystem: Everything Is for Sale“, 8 tahun yang lalu (2007), seorang cybercriminal akan berperan dalam semua tahapan aktivitas cybercrime, mulai dari menulis kode program malware & mendistribusikannya, mempersiapkan C&C server, mengidentifikasi target infeksi, mengelola dana curian, dan sebagainya. Namun saat ini, keseluruhan proses tidak harus dikerjakan oleh seorang cybercriminal, tetapi dapat dilakukan bersama-sama orang lain, dan dapat juga memanfaatkan service/tool yang ada di underground market, baik yang dijual maupun disewakan. Banyaknya pihak dan service/tool yang terlibat dalam cybercrime ini, membentuk sebuah ekosistem tindak kejahatan kriminal. Maka ekosistem ini disebut sebagai Cybercrime Ecosystem.




The Botnet  Ecosystem
Dengan munculnya botnet, kelompok-kelompok criminal telah mendapatkan akses ke jutaan computer dan jumlah yang terinfeksi oleh cybercrime talah meningkat dengan tajam. Meskipun sebagian besar pengguna internet memahami bahwa zombie jaringan menimbulkan ancaman serius , banyak yang tidak tahu bagaimana atau mengapa botnets diciptakan dan dipelihara
Berbagai virus, Trojan, worm, dan applikasi yang dirancang untuk serangan jarak jauh melalui jaringan computer utama yang digunakan untuk melakukan kejahatan dunia maya. Pemilik Botnets adalah penulis malware dan menggunakan malware tidak hanya untuk menciptakan jaringan zombie tetapi juga untuk memanen data rahasia, mendistribusikan spam, rogue antivirus adware dan aplikasi, dan untuk mengubah computer-komputer yang terjangkit ke proxy server.

Kesimpulan :
Tiap tahun bentuk dan jumlah malware,samakin meningkat, memacu juga terjadinya tindak kejahataan criminal yang mungkin saja bisa terjadi kapan saja, botnet, kelompok-kelompok criminal telah mendapatkan akses ke jutaan computer dan jumlah yang terinfeksi oleh cybercrime talah meningkat dengan tajam. Meskipun sebagian besar pengguna internet memahami bahwa zombie jaringan menimbulkan ancaman serius , banyak yang tidak tahu bagaimana atau mengapa botnets diciptakan dan dipelihara
Berbagai virus, Trojan, worm, dan applikasi yang dirancang untuk serangan jarak jauh melalui jaringan computer utama yang digunakan untuk melakukan kejahatan dunia maya




sumber :

Minggu, 23 Agustus 2015

LAPORAN INVESTIGASI

DESKRIPSI KASUS



  1. Seorang karyawan di salah satu perusahaan melaporkan ke kepala IT perusahaannya bahwa ia telah k3hilangan suatu file setelah dia menggunakan computer kantor dan melakukan kegiatan browsing, yang mana file tersebut berisi data - data pribadi, didalam file tersebut jugo terdapat akun recening bank miliknya. 
  2. Pada tahun 1946 seorang maestro lagu terkenal indonesia menciptakan sebuah lagu terkenal yang menjadi kenangan. bangsa ini. dan pemerintah mendirikan MUSEUM untuk menghormatinya, yang saat ini museum tersebut terletak di daerah CIKINI Jakarta. karena termasuk lagu bersejarah banyak kolektor yang mencari versi asli dari lagu tersebut... suatu saat seorang kolektor kaya membeli sebuah flashdisc yang berisi file rekaman SUARA lagu tersebut. untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kolektor tersebut MENELPHONE adiknya dan merekam suara dari lagu tersebut. selang beberapa tahun kemudian kolektor tersebut meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan pesawat dan flashdisc tersebut hilang bersamanya dalam kecelakaan tersebut. adiknya yang mengetahui file tersebut hilang bersama jasad kakak nya, menyimpan file rekaman SUARA dari telephone kakaknya sebelum meninggal dalam sebuah flashdisc dan berniat menyerahkannya pada pengelola MUSEUM dari pencipta lagu tersebut. namun naas nasibnya pada saat ia menyerahkan file tersebut kepada pengelola museum dia terkena serangan jantung dan meninggal seketika.

Untuk lebih jelasnya silahkan klik gambar berikut :


 LAPORAN INVESTIGASI













Jumat, 21 Agustus 2015

Anti Forensik



Forensik menjadi bidang yang semakin popular saat ini, karena adanya berbagai kasus-kasus yang terjadi di masyarakat pun membuat pakar Komputer Forensik yang sebelumnya kurang memperhatikan hal ini  mulai mendapatkan publikasi, seperti pada kasus penayangan Hacking-menhacking.  Forensik memiliki lawan, yakni bidang Anti  Forensik. Bila di bidang Forensik mempunyai titik focus  pada mencari data rahasia, menjebol password, dan sebagainya, maka bidang lawannya yaitu Anti Forensik berfokus untuk mengatasi investigasi Komputer Forensik.
Anti Forensik merupakan bidang teknologi informasi yang legal dan dalam banyak hal justru membantu meningkatkan keamanan data, menjaga privasi, dan sebagainya. Tindakan semacam Secure Delete, Enkripsi, Steganografi, dan sejenisnya adalah tindakan yang sah-sah saja dan justru membantu pengamanan data dan privasi Anda.
Anti forensik merupakan  suatu metode untuk membuat Pelaku  forensics investigator  kesulitan dalam  melaksanakan tugasnya.

Berikut beberapa istilah dari anti forensick:
  • ·     Unrecoverable Dellete:

Beberapa file atau data yang telah kita hapus dari Drive, Memory Card atau Flash Disk dapat dikembalikan menggunakan tool recovery data, misalnya: GetDataBack, Recuva, dsb. Maka bisa jadi ada kemungkinan beberapa data rahasia yang telah terhapus dapat dibaca oleh orang lain. Untuk mengantisipasinya kita dapat menggunakan tool file deleter, atau file shreder, dengan begitu data yang telah kita hapus tidak akan dapat di recovery lagi. Kita bisa cari aplikasi seperti itu lewat internet.
  • ·    Penyembunyian File:

 Menyembunyikan data rahasia, mungkin salah satu solusi yang dapat kita lakukan. Ada beberapa program yang dapat kita gunakan untuk melakukannya, seperti Folder Lock, Hide My Folder, dll.
  • ·    Hash Collision:

Hash adalah suatu  identitas file yang “berbentuk” algoritma. Nah, dengan hash ini ahli forensik menggunakannya sebagai integritas suatu file, dengan begitu ahli forensik dapat membandingkan suatu file adalah asli atau telah di-edit. Ada beberapa program untuk memodifikasi hash, seperti hex editor, Reshacker, eXpress Timestamp Toucher, dsb.

  • ·Anonymous Internet user:

Ada banyak cara untuk menyembunyikan jejak kita di internet, mulai dari yang paling sederhana seperti penghapusan history, penggunaan TOR sebagai bounce, menggunakan IP anonymous antar, hingga menggunakan Virtual Machine Ware pada saat mengeksekusi browser.

  • ·Memory Usage:

Jumlah pemakaian memory juga akan dioprek oleh ahli forensik untuk menganalisa proses apa saja yang sedang berjalan, penggunaan aplikasi seperti Task Manager, Process Explorer, dll dapat digunakan untuk menganalisanya.
  • ·       Registry:

Di lokasi ini juga akan jadi target operasi ahli forensik untuk mengungkap proses startups, services, dan konfigurasi lain.

  • ·       Log Events:

Pada event viewer tersimpan sejarah penggunaan aplikasi atau aktivitas system, penghapusan log event dapat sedikit menghilangkan jejak. Di dalam event pada antivirus juga tersimpan beberapa aktivitas. Logs USB juga dapat dijadikan sasaran penyelidikan ahli forensik, lokasi dari logs itu tersimpan di dua tempat: Pertama, berada pada file setupapi.log atau setuapi.dev.log di dalam %windir%\ atau %windir%\inf, Kedua terletak di dalam registry editor:My_Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Enum\USBSTOR\.

  • ·       Secure Data Deletion:

adalah salah satu teknik tertua/tradisional dari anti-forensics, suatu metode yang sangat mudah, efisien dan “simple” untuk dilakukan, dibanding dengan berbagai teknik lain seperti enkripsi, “steganography”, modifikasi data, penyembunyian data, dsb. Meskipun resiko untuk diketahui akan relatif lebih mudah, tetapi untuk kegiatan computer rforensic, apabila data yang dibutuhkan tidak didapatkan maka akan mempersulit/memperlambat kegiatannya. Beberapa aplikasi yang bisa anda manfaatkan adalah: srm, wipe, shred, dsb. Sejak 2008 Shred masuk kedalam paket penting dari GNU (GNU coreutils) dan akan membuat secara default terinstall, sehingga anda tidak perlu melakukan instalasi aplikasi Secure Data Deletion lainnya.

  • ·      Shred:

Apa yang dilakukan Shred adalah dengan menulis ulang file secara berulang kali dengan tujuan mempersulit kemungkinan untuk merecover data yang sudah dihapus. Shred, bagaikan pisau bermata dua. Tetapi shred juga memiliki berbagai keterbatasan pada jenis file system tertentu, terkompresi dan yag memiliki dukungan snapshot.

  • ·       Enkripsi:

Enkripsi pada suatu data merupakan cara jadul yang sampai saat ini masih ampuh untuk mengurangi pelacakan bukti digital. Data-data yang dapat di-enkripsi dapat berupa file image, video, dokumen, dll. Ada beberapa program yang dapat kita gunakan, contohnya TrueCrypt, PGP yang dapat mengenkripsi E-mail, bahkan Wireshark yang dapat menghindarkan data kita di intip oleh sniffer pada saat mengakses jaringan.
·         Steganografi:
Sebuah data atau pesan dapat kita sembunyikan di dalam suatu file agar orang lain tidak dapat mengenalinya.

METODE-METODE YANG DI GUNAKAN DALAM DI ANTI FORENSIK

Menurut Dr. Marc Rogers terdapat 4 Metode yang di gunakan dalam anti forensik.

·         Data Hiding : teknik untuk menyembunyikan  data dengan tujuan untuk mempersulit para insvestigator, misalnya dengan mengunakan encrip data,atau stegano graphy.

·         Artefact Wiping : adalah salah satu teknik yang di gunakan dengan memusnahkan barang bukti dengan cara menghapusnya sehingga sulit dan jika mungkin mustahil untuk di-recover contohnya seperti  : BC Wipe, Eraser, dan PGP Wipe

·         Trail Obfuscation : teknik biasanya di gunakan untuk mengecoh para investigator dalam penelusururan jejak.misalnya dengan merubah time stomp pada meta data, atau merubah header file.signature.
·         Attacks Against Computer Forensics Tools : Teknik serangan terhadap tools forensik komputer. Dilakukan karena tools tersebut memiliki celah keamanan (vulnerability).

KELEMAHAN PROSES FORENSIK
Adanya anti forensic di akibatkan karna adanya kesalahan maupun celah-celah yang di buat oleh para investigator forensic itu sendi, berbagai macam cara di lakukan pelaku untuk melakukan berbagai macam hal guna untuk memperlambat/menganggu jlan proses investigasi, Berikut beberapa hal yang di agap sebagai kelemahan dari pada proses forensik, yaitu :

Human element : merupakan salah satu factor yang cukup sangat mempengaruhi di tunjang dengan kurangnya sumber daya para infestigator. Hal ini juga merupakan suatu kesempatan, yang dapat di gunakan oleh para pelaku anti forensic itu sendiri.
Dependency on tools : kebnyakan para investigator telallu bergantung kepda tool untuk menyelesaikan sebuah prosses investigator, tetapi di di sisi lain para pelaku kejahat kerap kali selallu menelediki tools tool yang di gunakan sehingga membuat kemungkinan terdapat celah dalah tools yang di gunakan

3. Physical/logical limitations : keterbatsan sumberdaya dari para investigator juga menjadi salah satu kekurangan, begitu juga kurangnya saran dan prasana yang mendukkung prosses itu sendiri juga menjadi suatu kelemahan.

Kesimpulan :
Anti forensic ada karna kurang penjagaan atau security dari para pelaku forensic, di pandang dari beberapa sisi, kelemahan para investigasi dalam prosses forensik cukup menjadi suatu yang tak boleh di hiraukan begitu saja, karna itu harus adanya apgrating skill dan sarana dalam tiap prosses forensic sangat lah di perlukan, di dukung dengan berkembangnya kejahatan computer dewasa ini. Hal-hal demikian tidak boleh di agap remeh begitu saja
Dengan mengetahui bberapa cara prosses anti forensic di atas, di harapkan kita dapat lebih memahi , bagaimana prose tersebut guna dapat kita cari penangunalangannya dan menghidarinya apabila terjadi ssat ssat kelak.



Sumber :
·         http://www.forensicswiki.org/wiki/Anti-forensic_techniques
·         Anti – Forensics, Paul A. Henry, Secure Computing, 2007
·         Kessler, G.C. (2007, December). Anti-forensics and the digital investigator. In C. Valli & A. Woodward (Ed.), Proceedings of the 5th Australian Digital Forensics Conference. Mt. Lawley, Western Australia: http://www.garykessler.net/library/2007_ADFC_anti-forensics.pdf


Kamis, 20 Agustus 2015

Penyelesaian soal Ann’s Skip Bail” Dengan Pendekatan Occam’s Razor, Alexiou Principle & 5W 1H

Kali kita akan mencoba membahas tentang penerapan prinsip Occam’s Razor, Alexiou Principle & 5W 1H, 2 prinsip merupakan ,konsepyang cukup sering di gunakan oleh para pendik, bahkan konon katanya salah satu di antranya juga sering di gunakan di oleh berbagai ilmuan ilmuan dari berbagai bidang sains lainnya.
Occam’s Razor adalah sebuah prinsip bahwa dari beberapa hipotesis yang berbeda, maka yang lebih disukai adalah yang lebih sedikit memuat asumsi. Dan biasanya, hipotesis paling sederhana yang dapat menjelaskan semua fakta yang ada biasanya adalah yang paling benar.
Pengertian kata “razor” yang berarti silet mengandung makna bahwa asumsi yang berjumlah banyak, kompleks dan susah teruji sebaiknya “dicukur” atau dibuang, dan gunakan hanya asumsi yang sederhana, berjumlah sedikit dan bisa diuji. Sekarang kita gunakan prinsip Occam’s Razor ini dalam berargumentasi agar memberikan deskripsi yang lebih bagus tentang makna penggunaannya.
The Alexiou Principle merupakan sebuah metode yang muncul akibat banyak kasus yang tidak terslesaikan dan kurang terarah menentukan perencanaan dan strategi yang matang dalam melakukan proses investigasi.
Konsep ini di usung oleh seorang ilmuan bernama Mike Alexiou,dengan Konsep utama dari prinsip utamanya  adalah :

  1. What question are you trying to answer/ Pertanyaan apa yang ingin coba dipecahkan?
  2.  What data do you need to answer that question/ Data apa yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan itu?
  3. How do you extract/analyze that data/ Bagaimana cara untuk memperoleh dan mengekstrak data itu?
  4. What does the data tell you?/ Informasi apa yang diperoleh dari data tersebut?

Sebelum melakukan pendekatan menggunakan konsep Occam’s Razor, Alexiou Principle & 5W 1H, terlebih dahulu akan di coba menyelesaikan satu kasus , yang di berikan dalam praktikum matakuliah FEDA, yang berjudul “Ann’s Skip Bail”,isi file yang di analisa berextensi .pcap yang bernama evidence02.

Deskripsi Kasus

Dalam kasus tersebut diceritakan bahwa ada seorang bernama Ann Dercover yang merupakan mata-mata yang telah mencuri data penting sebuah perusahaan dan dia mencuba menyelundupkannya data-data penting tersebut ke perusahaan lainnya.
Akan tetapi si pelaku telah tertangkap dan ditahan, namun dibebaskan dengan jaminan. Setelah bebas, Ann pun menghilang, di sini para investigator masih mencurigai pelaku tersebut dan mencoba mencari informasi melalui file percakapan pelaku dengan rekannya, MR X sebelum ia pergi menghilang.
  1.   What is Ann’s email address?
  2.    What is Ann’s email password?
  3.   What is Ann’s secret lover’s email address?
  4.    What two items did Ann tell her secret lover to bring?
  5.    What is the NAME of the attachment Ann sent to her secret lover?
  6.     What is the MD5sum of the attachment Ann sent to her secret lover?
  7.     In what CITY and COUNTRY is their rendez-vous point?
  8.    What is the MD5sum of the image embedded in the document?
Jawaban
  1. What is Ann’s email address?





  • Kemudian untuk pilih Statistic di lanjutkan dengan memilih protocol hirarcky, setelah menu protocol hierarchy muncul, pilih Simple Mail Transfer Protocol, biasa menu ini berisi tentang transfer paket yang berhubungan dengan Email.
  • Selanjutnya klik kanan dan selected untuk di filtering.




Dengan demikan soal no 1 bisa terjawab.
What is Ann’s email address? sneakyg33k@aol.com.


2.  What is Ann’s email password?


Sesuai gambar dari proses sebumnya perhatikan “AUTH LOGIN” di sini password tersebut masih mengunakan PLAIN SMTP atau  plain-text yang di-encode dengan base64.

AUTH LOGIN
334 VXNlcm5hbWU6
c25lYWt5ZzMza0Bhb2wuY29t
334 UGFzc3dvcmQ6
NTU4cjAwbHo=

Untuk itu  di sini akan saya coba pecahkan mengunakan suatu decode online yang sering di gunakan untuk memecahkan plain-text yang di-encode dengan base64,yaitu : https://www.base64decode.org/, walaupun sebenarnya  ada beberpa aplikasi bantuan lainnya yang dapat di gunakan selain ini, salah satunya bias juga di lakukan mengunakan base 64 yang sudah terdapat di terminal linux.


What is Ann’s email password? 558r00lz.


3. What is Ann’s secret lover’s email address?
Untuk menemukan email dari Ann’s Secret Lover, saya mencoba melkukan penelurusuran dapri beberpa file yang telah terfiltering sebelumnya. Tepat pada paket 37, disana terdapat percakapan dari si pelaku dan secret lovernya tersebut.


Dari gambar penelusuran di atas maka dapat di ketahui email dari secret lover
What is Ann’s secret lover’s email address? mistersecretx@aol.com.


4.  What two items did Ann tell her secret lover to bring?
dari paket sebelumnya di temukan percakan antara  Ann’s and secret lover


Isi dari percakan tersebut adalah :  Hi sweetheart! Bring your fake passport and a bathing suit.


5.      What is the NAME of the attachment Ann sent to her secret lover?


Masih dalam paket yang sama di sana juga terdapat nama dafi file yang telah di kirim, nama dari file tersebut adalah secretrendezvous.docx.

 6. What is the MD5sum of the attachment Ann sent to her secret lover?



Buka paket 120/137 di Wireshark kemudian kopikan ke editor, simpan dengan mana file secretrendezvous.txt setelah itu buka file tersebut dengan mengunakan notepad ++.
Gunakan plugins yang berada pada notepad ++, setelah di decode simpan kembali filenya menjadi secretrendezvous.docx. setelah itu gunakan MD5sum dengan mengunakan Hashclc, pada file tersebut : MD5sum : 9e423e11db88f01bbff81172839e1923

7. In what CITY and COUNTRY is their rendez-vous point? Sesuai dengan isi yang terdapat di dalam file  secretrendezvous.docx adalah : Playa del Carmen, Mexico


8.  What is the MD5sum of the image embedded in the document?



Untukmendapakan cara hamper sama dengan no 6 di atas, file gambar kemudian lakukan md5 sum mengunakan Hash Calc, dan hasil md5sumnya dalah : aadeace50997b1ba24b09ac2ef1940b7.





5W 1H.

Setelah menyelsaikan soal di atas kita dapat melakukan pendekatan mengunakan prinsip 5W 1H,
Yang pertama :
What (apa) ? what biasanya di artikan sebagai kata yang mengambarkan “suatu hal yang sedang terjadi” atau kasus apa yang telah terjadi, dalam soal Ann’s Skip Bail, di ceritakan kasus yang terjadi adalah : menceritakan salah sesorang  corporate spy yang masih di curigai oleh insvestigator, dan melakukan penelusuran bukti melalui aktivitas network, tengtang kumonikasi antara si pelaku dengan sesorang melaui e-mail.
When (kapan) : when di artikan sebagai gamabaran kapan kasus itu terjadi atau berlangsung?

Dari gambar di di katakana bahwa kejadian tersebut berlangsung pada tanggal 01 mei 2014, jam 21:18:50- 21:22:01 dengan selang waktu selama : 00:03:11.
Where ? mengambarkan dimana kejadian tersebut sedang terjadi?menurut informasi  Dari isi percakapan di atas masih belum jelas kejadian tersebut berlangsung. Tetapi di dapat di ketahui sesuai dengan isi dari percakapan dan file yang di temukan Ann akan bertemu kekasihnya di kota Playa del Carmen, Mexico.
WHO? Mengambarkan Siapa saja yang terlibat di dalam kasus ini? Menurut informasi dari hasi penelurusuran, terdapat 3 alamat email, yaitu:
  • 1.      sneakyg33k@aol.com ( Alamat email pelaku)
  • 2.      sec558@gmail.com   (Alamat email rekan Pelaku)
  • 3.      mistersecretx@aol.com   (Alamat email kekasih pelaku).


WHY?
Mengambarkan mengapa atau apa alas an kasus itu terjadi, menurut informasi kemudian pelaku di tahan atas tuduhan kasus pencurian dan penyelundupan, dan kemudian  dibebaskan dengan jaminan. Setelah itu, pelaku melarikan diri,dan pada saat itu status pelaku adalah tahanan yang harus di wajibkan untuk wajib lapor.

HOW?
Mengambarkan bagaimana cara menyelsakain kasus tersebut, sesaai dengan cara yang di gunakan di atas adalah, dengan cara menganalisa file percakapan pelaku dengan kekasihnya., yang berencana untuk pergi.
Occam’s Razor Prinsple
Jika di kaitkan dengan kasus di atas, saya mencoba mengunkan beberpa metode yang cukup singkat dengan ,berasumsi bahwa ada beberpa metode lain yang dapat di gunkan dalam memecahkan kasus ini. Metode di sini dalam artian mengunkan tools, atapun pemlihan cara yang paling sederhana. Ada beberpa cara yang dapat di gunkan dalam menyelesaikan kasus ini, contoh lainya dengan mengunkan software kali linux dan memenfaatkan terminal, bahakan juga bisa juga mengunkan aplikasi autopsy dan lain-lain, disni saya lebih bnyak mengunakan aplikasi bantuan mengunkan media online, yang mana menurut saya dapat lebih mudah dan tidak memakan waktu.
Begitu juga dengan metode pencarian barang bukti disani terdapat berbagai macam paket dan komunikasi data anta rip yang satu dengan lain,. Dengan mengunkan pendekatan ini, digunakalah metode filterisasi antara ip, dengan asumsi melepaskan beberpa informasi yang tidak perlu dan tidak terlalu berhubungan dengan kasus.

The Alexiou Principle

1.      What question are you trying to answer? Mencari cari tahu informasi tentang pelaku,melalui soal
·            What is Ann’s email address?
·            What is Ann’s email password?
·            What is Ann’s secret lover’s email address?
·            What two items did Ann tell her secret lover to bring?
·            What is the NAME of the attachment Ann sent to her secret lover?
·            What is the MD5sum of the attachment Ann sent to her secret lover?

2.      What data do you need to answer that question? Informasi percakapan yang di dapatkan melalui Analisis File .PCAP

3.       How do you extract/analyze that data/ Bagaimana cara untuk memperoleh dan mengekstrak data itu?dengan mengunkan beberpa tools seperti Wireshrak, https://www.base64decode.org/. (dekode online), notepad++ untuk editor dan HashCalc

4.      What does the data tell you?/ Informasi apa yang diperoleh dari data tersebut?
Informasi yang di dapat adalah merupakan jawaban dari pada soal

·         Apa alamat email milik Ann? sneakyg33k@aol.com
·         Apa password email milik Ann? 558r00lz
·         Apa alamat email milik kekasih Ann (Mr. X)? mistersecretx@aol.com
·         Barang apa sajakah (2 item) yang Ann minta kepada kekasihnya untuk dibawa? paspor
·         palsu dan baju renang
·         Apa nama file attachment yang dikirimkan Ann kepada kekasihnya? secretrendezvous.docx
·         Berapa MD5sum dari file attachment pada no.5? 9e423e11db88f01bbff81172839e1923
·         Di kota dan negara manakah Ann dan kekasihnya akan bertemu? Playa del Carmen, Mexico
·         Berapa MD5sum dari image yang ada di dalam file attachment tersebut? aadeace50997b1ba24b09ac2ef1940b7

Kesimpulan :

Metode-metode sangat membantu, terutama dalam hal menyelesaikan kasus, dengan demikian prosses penyelesaian penyidikan dapat lebih terarah dan lebih terprosedural menentukan perencanaan dan strategi yang matang dalam melakukan proses investigasi dalam mencari barang bukti digital.


Sumber :
https://jsaxton.com/fun-with-wireshark-and-smtp/